MENEJEMEN PROSES

Manajemen Proses

Proses yang pertama kali diciptakan di Linux disebut init. Konsep proses di Linux memiliki kemiripan dengan konsep file permission. Dalam pengertian setiap user hanya dapat memanipulasi proses yang menjadi miliknya. Setiap proses juga memiliki PID atau Process ID yang merupakan nomor unik yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan proses bersangkutan.

Terdapat 4 konsep dasar manajemen proses :

1. Multiprogramming, salah satu teknik penjadwalan dimana tugas (task) yang sedang berjalan tetap berjalan sampai ia melakukan operasi yang membutuhkan waktu untuk menunggu respon dari luar (external event), misalnya membaca data dari disket/CD/dsb, atau sampai komputer memaksa untuk menukar tugas yang sedang berjalan dengan tugas lainnya.

2. Pseudoparallelism, eksekusi proses secara paralel pada sistem.

3. Multiprcessing, kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara serentak. Istilah ini juga dapat merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut.

4. Distributed Processing, Mengerjakan semua proses pengolahan data secara bersama antara komputer pusat dengan beberapa komputer yang lebih kecil dan saling dihubungkan melalui jalur komunikasi.

Model-model proses :
Sequential Proses.
Multiprogramming.
CPU Switching.

Operasi – operasi pada Proses :
Penciptaan proses (create a process).
Penghancuran/terminasi proses (destroy a process).
Penundaan proses (suspend a process).
Pelanjutan kembali proses (resume a process).
Mem-block proses.
Membangunkan proses.
Menjadwalkan proses.
Komunikasi Antar Proses.

Perintah-perintah proses di linux :

Instruksi ps (process status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah Nomor Identitas Proses, TTY adalah nama terminal dimana proses tersebut aktif, STAT berisi S (Sleeping) dan R (Running), COMMAND merupakan instruksi yang digunakan.
$ ps

a1

 

Untuk melihat faktor/elemen lainnya, gunakan option –u (user). %CPU adalah presentasi CPU time yang digunakan oleh proses tersebut, %MEM adalah presentasi system memori yang digunakan proses, SIZE adalah jumlah memori yang digunakan, RSS (Real System Storage) adalah jumlah memori yang digunakan, START adalah kapan proses tersebut diaktifkan.
$ ps u

a2

 

Mencari proses yang spesifik untuk pemakai.
$ ps -u <user>

a3

Mencari proses lainnya gunakan opsi a, au dan aux
$ ps –a

a4

 

$ ps –au

a5

 

$ ps –aux

a6

Melihat proses yang sedang berjalan
$ top

a7

$htop
Catatan : untuk install htop ketik command sudo apt-get install htop (perlu koneksi internet)

a8

 

Menampilkan hubungan proses parent dan child

$ ps -eH -> Menampilkan hubungan proses parent dan child

$ ps -eF -> Menampilkan hubungan proses parent dan child serta letak prosesnya

Menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child
$ pstree

a9

Menghentikan suatu proses/job
$ kill %<nomor job> contoh : kill %1
$ kill <PID> contoh : kill 1908
$ pkill <nama proses> contoh : pkill firefox
$ pkillall <nama proses> contoh : pkillall firefox

Mengubah prioritas suatu proses
$ renice <prioritas> <PID>

Mencari PID mana yang akan di renice

a10

Kemudian dimasukan pada perintah

a11

Hasil prioritas pada PID berubah

a12

Referensi:
Modul praktikum mata kuliah Sistem Operasi 2012
Modul praktikum Manajemen Proses dan Memory di Linux Mint v.14
http://rotyyu.blogspot.com/2013/04/linux-basic-command-line-manajemen.html

BASIC COMMAND LINUX

BASIC COMMAND LINUX

Apa itu linux ?

Linux adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds dari Universitas Helsinki Finlandia sebagai proyek hobi mulai tahun 1991. Ia menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU Intel yang cocok untuk PC. Baru pada tanggal 14 Maret 1994 versi 1.0 mulai diluncurkan, dan hal ini menjadi tonggak sejarah Linux.

Linux termasuk sistem operasi yang didistribusikan secara open source, artinya kode sumber Linux diikutsertakan sehingga dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah. Selain itu Linux dikembangkan oleh GNU (General Public License).

Linux merupakan clone dari UNIX yang telah di-port ke beragam platform, antara lain: Intel 80×86, AlphaAXP, MIPS, Sparch, Power PC, dan lain sebagainya. Sekitar 95% kode sumber kernel sama untuk semua platform perangkat keras.

Distro Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi popularitas, sehingga lebih populer dari versi UNIX yang menganut sistem lisensi dan berbayar (proprietary) maupun versi UNIX bebas lain yang pada awalnya menandingidominasi Microsoft Windows dalam beberapa sisi.

Nah apa itu unix ?

UNIX adalah kumpulan program yang berperan sebagai penghubung antara komputer dan user. Kernel adalah program komputer yang bertugas dalam mengalokasikan system resources dan mengkoordinasi dari semua proses internal komputer. User berkomunikasi dengan kernel melalui sebuah program yang disebut shell. Shell adalah command line interpreter, shell mentranslate perintah yang diberikan oleh user dan mengubahnya ke bahasa yang dikenali oleh kernel.

Unix dikembangkan di tahun 1969 oleh grup dari pekerja AT& T di Bell Laboratory, didalam pengembangan itu terlibat juga Ken Thompson, Dennis Ritchie, Douglas McIlroy, dan Joe Ossanna.

Unix bersifat multiuser system karena beberapa orang bisa mengakses komputer yang terinstall Unix pada saat bersamaan. Unix bersifat multitasking karena user bisa menjalankan banyak program pada satu waktu.

UNIX memiliki 4 komponen dasar, yaitu :

Kernel, jantung dan bagian inti dari sistem operasi. Kernel berinteraksi dengan hardware dan berbagai tugas seperti manajemen memori, penjadwalan tugas, dan manajemen file.

Shell, fasilitas yang memproses request kita kepada sistem operasi. Ketika mengetikan perintah di terminal, shell akang menerjemahkan perintah tersebut dan memanggil program yang kita inginkan sesuai dengan perintah yang kita ketikkan di terminal. Beberapa shell yang terkenal dan yang tersedia di berbagai varian Unix antara lain C Shell, Bourne Shell, dan Korn Shell.

Command and Utilities, dalam sebuat sistem operasi terdapat berbagai perintah dan fasilitas yang bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari dalam penggunaan komputer. Di dalam Unix terdapat command and utilities built in yang sudah terpasang secara default. Kita juga bisa menambahkan perintah-perintah tersebut dengan memasang 3rd party software yang sesuai dengan kebutuhan kita.

Files and Directories, sebuah cara Unix untuk mengelola data menjadi sebuah file, dan mengelola file kedalam sebuah direktori. Direktori- direktori ini dikelola kedalam struktur pohon yang disebut dengan filesystem .

linux berasal dari UNIX yang menggunakan antar muka baris perintah (command line), Langsung saja kita coba menjalankan perintahnya pada terminal

untuk membuka terminal :
bisa langsung di search dan kita klik terminal

g2

kedua bisa menggunakan tombol ctrl + alt + T

g1

Perintah Dasar untuk Penanganan File
1. Membuat direktori
Untuk membuat folder baru kita tinggal mengetikan perintah
mkdir nama_folder
misalnya : mkdir modul1

g3

2. Menampilkan isi direktori
Untuk menampilkan daftar file dan folder yang berada di direktori yang sedang aktif, kita tinggal mengetikan perintah
ls

g4

Perintah Is dapat ditambah dengan atribut baru, misalnya :

  1. Untuk memperlihatkan daftar file disertai dengan atribut seperti pemilik, permission, ukuran, dan tanggal modifikasi. Kita tinggal mengetikan perintah ls –l.

g5

  1. Untuk memperlihatkan daftar file dan file tersembunyi di dalam direktori sekarang tanpa atribut apapun. Kita tinggal mengetikan perintah ls-a.

g6

  1. menggabungkan opsi perintah -l dan -a untuk ls. Dengan mengetikan perintah ls –al.

  1. Untuk memperlihatkan daftar file dari /direktori/ehm ketika kita sedang berada di direktori sekarang, ketikan perintah ls /direktori/ehm.

3. Berpindah direktori
cd – direktori_tujuan
Misalnya : kta akan berpindah ke direktori modul2 -> cd_modul2

g7

Parameter lain untuk berpindah folder :

  1. cd direktori/ → pindah direktori ke direktori yang berada di dalam direktori sekarang.
  2. cd → pindah ke direktori home.
  3. cd ~ → pindah ke direktori home.
  4. cd .. → pindah satu direktori ke direktori teratas atau kembali ke direktori sebelumnya.
  5. cd ../../n → pindah n direktori sebelumnya.
  6. cd /direktori/sesuatu → pindah ke direktori tanpa harus mundur ke direktori sebelumnya. Akan pindah jika direktori tersebut ada dan penulisan nama direktorinya benar.

4. Menampilkan tempat direktori yang aktif
Pwd

g8

5. Menyalin file
cp
file_yang_akan_disalin direktori_tujuan

Parameter lain untuk menyalin :

  1. cp file /path/ke/direktori/sesuatu → mengkopi file tertentu kedirektori tertentu .

  2. cp -r folder /path/ke/direktori/sesuatu → mengkopi folder tertentu secara rekursif ke direktori tertentu .

  3. cp *.extension /path/ke/direktori/sesuatu → mengkopi file – file yang berekstensi tertentu ke direktori tertentu .

  4. cp nama* /path/ke/direktori/sesuatu → mengopi file – file yang namanya diawali dengan ‘nama’ ke direktori tertentu.

6. Memindahkan file
mv
file_yang_akan_dipindahkan direktori_tujuan

untuk mengganti nama (rename) file.
mv
nama_file_lama.ehm nama_file_baru.ehm

7. Menghapus file

  1. rm file → menghapus file
  2. rm -r folder → menghapus folder
  3. rm -rf folder → menghapus folder secara paksa

8. Mencari file dalam direktori
find
nama_file/folder_yang_akan_dicari
contoh : find modul1

g9

Perintah Dasar dalam Pemrosesan Teks

  1. Melihat isi file
    cat
    nama_file.ehm
    perintah diatas akan menampilkan file yang dipilih kedalam bentuk plain text.

  1. Menampilkan jumlah baris, jumlah kata, dan ukuran file (dalam byte) suatu file.
    wc
    nama_file.txt

Perintah Dasar dalam Sistem Administrasi

  1. Menjalankan perintah/program sebagai super user
    Terkadang suatu perintah/program di dalam linux harus dijalankan dengan menggunakan super user (untuk alasan keamanan). Untuk melakukan itu sobatsobat bisa menggunakan perintah
    sudo nama_perintah. Contoh: sudo halt
    Perintah diatas artinya sobat-sobat menjalankan perintah “halt” sebagai super user, bukan user biasa.
  1. Whoami
    Perintah diatas adalah perintah untuk melihat user yang sedang aktif. Penggunaan perintah tersebut adalah dengan mengetikan langsung
    whoami pada terminal dan kemudian akan muncul user apa yang sedang aktif.

Perintah Dasar dalam Manajemen Pemrosesan

  1. Menampilkan proses-proses yang sedang berjalan
    ps aux
    Untuk menampilkan proses yang sedang berjalan, dengan perintah
    ps juga sudah cukup. Namun apabila ingin menampilkan juga proses secara detail maka parameter aux ditambahkan. Penggunaan perintah ini cukup dengan mengetikan ps aux pada jendela terminal.

g10

  1. Mengakhiri proses yang sedang berjalan

kill PID membunuh sebuah proses yang memiliki PID tertentu

kill programmembunuh sebuah proses yang memiliki nama tertentu

killall programmembunuh semua proses yang memiliki nama tertentu

  1. Menampilkan daftar perangakt yang ditancapkan di port USB
    Lsusb

g11

  1. Membersihkan tampilan terminal
    Clear
  1. Merestart sistem
    Reboot
  1. Mematikan sistem
    Shutdown/halt
  1. Menampilakn daftar hardware
    Lshw
    catatan: perintah ini harus dijalankan sebagai super user.
  1. Menampilkan lamanya sistem telah berjalan
    Uptime

Referensi:
Modul praktikum mata kuliah Sistem Operasi 2012
http://cahyo-cyber.blogspot.com/2013/01/pengertian-dan-perintah-dasar-linux.html
http://www.ss64.com/bash/
http://andrewdion.staff.ugm.ac.id/2013/08/panduan-perintah-dasar-linux-untuk-pemula/

Tugas 2 Sistem Operasi

Review Struktur SO dan Status Proses SO

Struktur SO

Sistem operasi terdiri dari beberapa komponen, antara lain manajemen proses, manajemen memori utama, manajemen file, manajemen sistem I/O, manajemen penyimpan sekunder,system jaringan, system proteksi dan system command interpreter.

Manajemen Proses

Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Sebuah proses memerlukan sumber daya (resource) tertentu seperti waktu CPU, memori, file dan perangkat I/O untuk menyelesaikan tugasnya.

Untuk mengatur proses yang ada, sistem operasi bertanggung jawab pada aktrifitas-aktifitas yang berhubungan denagn manajemen proses berikut :

a.Pembuatan dan penghapusan proses yang dibuat oleh user atau sistem.

b.Menghentikan proses sementara dan melanjutkan proses.

c.Menyediakan kelengkapan mekanisme untuk sinkronisasi proses dan komunikasi proses.

Manajemen Memori Utama

Memori utama atau biasanya disebut dengan memori adalah sebuah array besar berukuran word atau byte, dimana setiap array tersebut mempunyai alamat tertentu.

Memori adalah penyimpan yang dapat mengakses data dengan cepat yang digunakan oleh CPU dan perangkat I/O. Memori adalah perangkat penyimpan volatile. Isi memori akan hilang apabila terjadi kegagalan system.

Untuk mengatur memori, sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas manajemen memori sebagai berikut :

  1. Menjaga dan memelihara bagian-bagian memori yang sedang digunakan dan dari yang menggunakan.
  2. Memutuskan proses-proses mana saja yang harus dipanggil ke memori jika tersedia ruang di memori.
  3. Mengalokasikan dan mendealokasikan ruang memori jika diperlukan.

Manajemen File

File adalah kumpulan informasi yang saling berhubungan yang sudah didefinisikan oleh pembuatnya (user). Biasanya, file berupa program (baik dalam bentu sourcemaupun object) dan data.

  1. Pembuatan dan penghapusan file.
  2. Pembuatan dan penghapusan direktori.
  3. Primitif-primitif yang mendukung untuk manipulasi file dan direktori.
  4. Pemetaan file ke memori sekunder.
  5. Backup file ke media penyimpanan yang stabil (nonvolatile).

Manajemen I/O

Sistem operasi bertanggung-jawab pada aktifitas-aktifitas sistem I/O sebagai berikut:

  1. Sistem buffer-caching.
  2. Antarmuka device-driversecara umum.
  3. Driver untuk device hardware-hardwaretertentu.

 

Manajemen Penyimpan Sekunder

Karena memori utama (primary storage) bersifat volatile dan terlalu kecil untuk mengakomodase semua data dan program secara permanen, sistem komputer harus menyediakan penyimpan sekunder (secondary storage) untuk back up memori utama.

Beberapa sistem komputer modern menggunakan disk untuk media penyimpan on-lin, baik program maupun data.

Sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas manajemen penyimpan sekunder sebagai berikut:

  1. Pengaturan ruang bebas.
  2. Alokasi penyimpanan.
  3. Penjadwalan disk.

 

Status Proses SO

Jenis status pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Ada 3 macam status yang umum, yaitu:

  1. Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya
  2. Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor
  3. Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas

Ada 4 kemungkinan perubahan status, yaitu:

  1. Running ke Blocked
    Terjadi jika proses diblok, karena menunggu masukan atau menunggu selesainya aktivitas I/O.
  1. Running ke Ready
    Terjadi jika Process Scheduler menghentikan proses yang sedang running untuk memberikan kesempatan pada proses lain menggunakan CPU.
  1. Blocked ke Ready
    Terjadi jika ada kejadian eksternal yang menyebabkan proses dapat dijalankan kembali. Misalnya datangnya input atau selesainya suatu aktifitas I/O.
  1. Ready ke Running
    Terjadi jika proses siap untuk menggunakan CPU dan masukan yang sesuai untuk proses tersebut telah tiba.

 

Sistem Operasi Blackberry

Sedangkan Blackberry OS adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh BlackBerry (company) untuk produk–produk BlackBerry. OS ini mendukung multitasking dan dukungan khusus bagi perangkat–perangkat inputnya seperti trackwheel, trackball, trackpad dan touchscreen.

Platfrom BlackBerry terkenal dengan dukungannya dengan email korporat melalui MIDP. 1.0 dan MIDP 2.0. Dimana platfrom ini juga mendukung sinkronisasi dengan Microsoft Exchange, Lotus Domino, dan Novell Group Wise. BlackBerry mendukung WAP 1.2 untuk koneksi ke jaringan internet. Selain itu, update OS-nya juga dapat dilakukan melalui layanan BlackBerry OTASL (Over The Air Software Landing) sesuai dengan carrienya. BlackBerry OS juga merupakan OS terbuka dimana pengembang pihak ketiga dapat mengembangkan aplikasi– aplikasi untuk Blackberry menggunakan Blackberry API (Application Programi ng Interf ace) [4].

Fitur Multitasking dalam Sistem Operasi Blackberry

Blackberry OS menggunakan multitasking kooperatif sehingga tidak ada aplikasi-aplikasi lian dapat mendahului di midstream, kecuali aplikasi yang secara eksplisit menghasilkan control. Semua apliksi berjalan secara simulta dan dikelola oleh aplikasi server. Setiap aplikasi pada saat straup, menerima eksekusi thread. Meraka juga dapat membuat dan menghancurkan tambahan thread secara dinamis.

Struktur Sistem Operasi BlackBerry

Kernel

Kernel adalah bagian dari sistem operasi yang menjembatani antara hardware dan software. Tugas utama dari kernel adalah menyediakan antar muka kepada user dan membuat lapisan pemisah antara hardware, software aplikasi dan user. Kernel juga menyediakan berbagai dukungan hardware, file system dan jaringan serta beberapa fasilitas dasar lainnya.

Modul kernel BlackBerry adalah bagian dari kernel BlackBerry yang dapat dikompilasi, dipanggil, dan dihapus secara terpisah dari bagian kernel lainnya saat dibutuhkan. Modul kernel dapat menambahkan fungsionalitas kernel tanpa perlu me-reboot sistem. Secara teori tidak ada yang dapat membatasi apa yang dapat dilakukan oleh modul kernel. Kernel modul dapat mengimplementasikan antara device driver, sistem berkas, dan protokol jaringan.

Manajemen Modul Kernel BlackBerry

Manajemen modul akan mengatur pemanggil modul ke dalam memori dan berkomunikasi dengan bagian lainnya dari kernel. Memanggil sebuah modul tidak hanya memasukkan isi binarinya ke dalam memori kernel, namun juga harus dipastikan bahwa setiap rujukan yang dibuat oleh modul ke simbol kernel atau titik masukan diperbaharui untuk menunjukan ke lokasi yang benar di alamat kernel. BlackBerry membuat file ALX di kernel, dimana file ALX ini diperlukan untuk penanganan rujukan yaang dilakukan oleh modul terhadap file-file COD yang berada pada folder JAVA.

Registrasi Driver

Untuk membuat modul kernel baru dipanggil berfungsi, bagian dari kernel yang lain harus mengetahui keberadaan dan fungsi baru tersebut. Kernel membuat table dinamis yang berisi semua driver yang telah diketahuinya dan menyediakan serangkaian routines untuk menambahkan dan menghapus driver dari table tersebut. Routines yang bertanggung jawab untuk mendaftarkan fungsi modul baru tersebut.

Hal-hal yang masuk kedalam tabel registrasi BlackBerry adalah:

  1. Version
  2. Code
  3. Data
  4. Literal Data
  5. Classes
  6. Size

File COD

COD (Completed Java Code) merupakan inti program atau aplikasi yang akan diload ke dalam BlackBerry dan dibangun menggunakan sekumpulan file Java dalam satu workspace. File COD bisa dieksekusi bersamaan dengan file ALX sehingga pada saat proses load menjadi bersamaan. File-file COD terdiri dari sistem inti (Core System Application) yang merupakan bawaan dari BlackBerry (company) dan aplikasi pihak ketiga (3rb party) yang dibuat oleh developer untuk BlackBerry. Aplikasi yang sudah terverifikasi (signed application) oleh BlackBerry (company) akan bisa diunduh ke dalam device melalui BlackBerry Application World bisa didapatkan free maupun berbayar.

File ALX

ALX (Application Loader XML) yaitu sebuah script perantara untuk memancing file COD java module untuk load ke BlackBerry. File ALX merupakan turunan file .xml pada pemrograman berbasis web. Intinya, semua file OS yang akan di-load ke BlackBerry berdasarkan perintah dari file .alx tersebut melalui loader Java Virtual Machine (JVM).

File SFI

File SFI atau juga bisa disebut file Radio (firmware) berfungsi sebagai integrasi dengan file.cod dan mempunyai depedencies yang kuat. Intinya file-file SFI sangatlah utama yang menentukan kualitas Lock Signal sehingga indikator sinyal pada BlackBerry tidak cepat berubah. File SFI merupakan file close source yang dibuat oleh BlackBerry (company), file tidak dapat dikembangkan karena file tersebut sudah menyatu menjadi satu dengan handheld firmware itu sendiri. File SFI juga sebagai mekanisme boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory kernel, kernel dapat dikatakan sebagai inti dari sistem operasi BlackBerry.

JVM (Java Virtual Machine)

JVM (Java Virtual Machine) berfungsi sebagai loader, dimana jvm berpusat sebagai alur pertama dalam hal booting. JVM akan membaca semua isi folder java, di dalam folder java tersebut terdapat kumpulan file-file COD, dimana file-file COD itu sendiri berfungsi sebagai isi dari OS yang akan di instalkan kedalam device BlackBerry, file COD yang terdapat di dalam folder java tersebut yang akan mempengaruhi performa dari booting di saat penginstalan selesai nantinya.

BlackBerry Sistem API

Sistem API meliputi berbagai fungsi sistem inti (Core System) Mereka menyediakan fungsi untuk manajemen thread, penanganan pesan, dan tugas switching. Mereka juga menyediakan fungsi untuk alokasi memori, timer, alarm dan sistem jam. Threads dapat memberikan informasi tentang status baterai, bahasa, status genggam dalam satu sistem operasi BlackBerry secara keseluruhan API Sistem pada BlackBerry Java Library.

Komunikasi Radio API

BB API Komunikasi Radio menyediakan akses mudah ke jaringan radio untuk mengirim dan menerima data.

Mengenai Komunikasi Radio, berikut event yang mungkin terjadi :

  • MESSAGE_RECEIVED : Pesan Diterima
  • MESSAGE_SENT : Pesan Terkirim
  • MESSAGE_NOT_SENT : Pesan Tidak Terkirim
  • SIGNAL_LEVEL : Tahapan Sinyal
  • NETWORK_STARTED : Jaringan Mulai
  • BASE_STATION_CHANGE : Stasiun Utama Ganti
  • RADIO_TURNED_OFF : Radio Mati
  • MESSAGE_STATUS : Status Pesan

Sistem Event

Sistem event berikut ini yang mungkin terjadi :

  • SWITCH_BACKGROUND : Tukar Latar Belakang
  • SWITCH_FOREGROUND : Tukar Latar Depan
  • POWER_OFF/POWER_UP : Mesin Mati/Hidup
  • BATTERY_LOW           : Baterai Hampir Habis
  • TASK_LIST_CHANGED   : Ganti Daftar Tugas
  • TIMER DEVICE EVENTS : Peralatan Waktu Acara

Keypad API

Tombol fungsi :

  1. KeypadBeep     : mengaktifkan nada tombol aktif atau tidak aktif.
  2. KeypadRate     : megkonfigurasi tombol untuk pengulangan tombol otomatis.
  3. KeypadRegister : memungkinkan aplikasi untuk mencegah kunci panas global.

BlackBerry Java Development Environtment

BlackBerry Java Development Environtment (JDE) adalah alat yang memungkinkan pengembang untuk membuat dan menguji aplikasi BlackBerry Java yang berjalan pada BlackBerry OS Java smartphone. BlackBerry JDE menyediakan lingkungan pengembang untuk codeline OS BlackBerry tertentu. BlackBerry JDE termasuk simulator BlackBerry, BlackBerry MDS simulator, dan alat untuk membangun dan menguji aplikasi BlackBerry. BlackBerry JDE juga menyediakan library dan RIMlet yang memungkinkan pengembang dilakukan dengan workspace yang sama sehingga memudahkan developer untuk membangun, melakukan compile, running, dan juga dokumentasi file Java yang dibuat.

 

Referensi :

http://ferryas.lecturer.pens.ac.id/SO/Bab%202%20Struktur%20Sistem%20Operasi.pdf

http://www.mdp.ac.id/materi/2011-2012-2/SP314/111061/SP314-111061-665-5.pdf

http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/660/jbptunikompp-gdl-ibnulmubta-32989-6-unikom_i-i.pdf

 

Tugas 1 Sistem Operasi

Accessing I/O Device
Modul Input / Output ( I/O )
Modul input /output berfungsi sebagai interface ( penghubung ) ke memori atau ke prosesor, penghubung sesama peripheral, dan meyelaraskan data sebelum ditransfer memalui system bus. Modul input /output juga berfungsi sebagai control dan timing ( mengatur agar kecepatan transfer data yang berbeda-beda dapat tersinkronisasi dengan baik ), komunikasi prosesor ( mengirimkan data dan perintah dari prosesor ke peripheral ), komunikasi antar peripheral, data buffering (penampung data sementara), dan mendeteksi error pada peripheral dan melaporkannya pada prosesor.
Cara kerja modul I/O adalah sebagai berikut:
• CPU meminta status peripheral pada modul I/O
• Modul I/O mengecek status peripheral dan mengirimkannya dalam betuk status bit
• Jika status ready, maka CPU mengirimkan perintahnya
• Modul I/O menarik data dari peripheral
• Modul I/O menyelaraskan data
• Modul I/O mengirimkan data ke CPU lewat bus.
Teknik pengaturan Input / Output ( I/O )
• Programed I/O
• Interrupt Driven I/O
• Direct Memory Access (DMA)

Programed Input / Output ( I/O )
Ketika perangkat I/O menangani permintaan, perangkat men-set bit status di register status perangkat. Perangkat tidak memberitahu ke pemroses saat tugas telah selesai dilakukan sehingga pemroses harus selalu memeriksa register tersebut secara periodik dan melakukan tindakan berdasar status yang dibaca. Software pengendali perangkat (driver) dipemroses harus mentransfer data ke/dari pengendali. Driver mengekseksui perintah yang berkomunikasi dengan pengendali (adapter) di perangkat dan menunggui sampai operasi yang dilakukan perangkat selesai.Driver berisi kumpulan instruksi :
a. Pengendalian.
Berfungsi mengaktifkan perangkat eksternal dan memberitahu yang perlu dilakukan. contoh : unit tape magnetik diinstruksikan untuk kembali ke posisi awal, bergerak ke record berikut, dan sebagainya.
b. Pengujian.
Berfungsi memeriksa status perangkat keras berkaitan dengan perangkat I/O.
c. Pembacaan/penulisan
Berfungsi membaca/menulis untuk transfer data antara register pemroses dan perangkat eksternal.
Masalah utama I/O terprogram adalah pemroses diboroskan untuk menunggu dan menjagai operasi I/O. Diperlukan teknik lain untuk meningkatkan efisiensi pemroses.

Interrupt Driven Input / Output ( I/O )
Teknik I/O dituntun interupsi mempunyai mekanisme kerja sebagai berikut :
a. Pemroses memberi instruksi ke perangkat I/O kemudian melanjutkan melakukan pekerjaan lainnya.
b. Perangkat I/O akan menginterupsi meminta layanan saat perangkat telah siap bertukar data dengan pemroses.
c. Saat menerima interupsi perangkat keras (yang memberitahukan bahwa perangkat siap melakukan transfer), pemroses segera mengeksekusi transfer data.
Keunggulan :
• Pemroses tidak disibukkan menunggui dan menjaga perangkat I/O untuk memeriksa status perangkat. Sehingga mempercepat jalannya CPU.
Kelemahan :
• Rate transfer I/O dibatasi kecepatan menguji dan melayani operasi perangkat.
• Pemroses terikat ketat dalam mengelola transfer I/O. Sejumlah intruksi harus dieksekusi untuk tiap transfer I/O.

Direct Memory Access ( DMA )
DMA berfungsi membebaskan pemroses menunggui transfer data yang dilakukan perangkat I/O. Saat pemroses ingin membaca atau menulis data, pemroses memerintahkan DMA controller dengan mengirim informasi berikut :
a. Perintah penulisan/pembacaan.
b. Alamat perangkat I/O.
c. Awal lokasi memori yang ditulis/dibaca.
d. Jumlah word (byte) yang ditulis/dibaca.
Setelah mengirim informasi-informasi itu ke DMA controller, pemroses dapat melanjutkan kerja lain. Pemroses mendelegasikan operasi I/O ke DMA. DMA mentransfer seluruh data yang diminta ke/dari memori secara langsung tanpa melewati pemroses. Ketika transfer data selesai, DMA mengirim sinyal interupsi ke pemroses. Sehingga pemroses hanya dilibatkan pada awal dan akhir transfer data. Operasi transfer antara perangkat dan memori utama dilakukan sepenuhnya oleh DMA lepas dari pemroses dan hanya melakukan interupsi bila operasi telah selesai.
Keunggulan :
a. Penghematan waktu pemroses.
b. Peningkatan kinerja I/O.

referensi :

Buku Sistem Operasi (Dr. Bambang Hariyanto)